Langsung ke konten utama

So long, farewell, aufwiedersehen, goodbye....


Pertama kali dicemplungkan ke ruangan COMLog ex SS, terpisah satu baris, yang terdengar cuma tawanya yang khas tiap bertelepon.

Awalnya sering bertanya, koq ini orang ketawa melulu? Mungkin contented-heart-kind of person pikir gue...

Pas layoutnya dirubah lagi, jadilah kami duduk bersebelahan...dan yak..she is very contented...

With goodfriends around, good life, and etc

She shares so many things..most are the good thing includes infecting me with those desires to travel, photography and that Aa..haha

Travels! that's the first word comes out when you say her name

Lombok, Bromo, Padang, Bali, Kawah Putih, Surabaya, KL, Sing, Munich, Reutlingen, Bangkok...

Some of these city/places, she went there alone!

And we do share some more memories as we share that lousy room in Suriwathi Hotel haha

Flying Fish..hmm another excitement together

Thanks to you Mbak for acting as my family tourguide...

I think we also leave some path in :

That damned good doormitory room at Number 8

That dark street behind tengkat tong shin street

The mission of the holy book of traveller at that huge book store, BORDER

That Aerophile of DHL in the side of Seven Storey

And a loooooong road by foot to Mustapha Center...via Kubor Street haha, felt a little bit ghostbump ga?

Sky Ride..is another adrenalined kind of excitement

and the newest is those workshop at Kota Tua...

 

Well, the only thing i can do is "wish the best for you"

What has destined for you must be the best can happened to your life.

Ga usah ngerasa sedih mo ninggalin kita ya mbak (iya gitu?), percaya deh, you'll find another good friends there around you.

bahasa populernya  Laa Tahzan, Allah Ma'ána (Jangan bersedih, Allah bersama kita)

yang penting jangan lupa sama yang ngasih berkah dalam hidup kita ya mbak...

Last...

Carpe diem...seize the day...!!!!!

Komentar

  1. danke Ayu..pertama baca ini, I can't write nothing except try not to cry...today I woke up and checked my email and I decided to also checked my Mp, but still I wanna cry...for all those memories that we shared together...I'm really glad I had them with you....keep on hoping, keep on travelling, and keep your dream alive...Gruss fuer die Andere von mir...:)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muthia Anak shalihah kesayanganku yang wajahnya plek ketiplek mirip daku, banyak banget yang perlu dicatat supaya ga lupa. Dan jadi kenangan buat dia kalau dibaca kapan-kapan. Another rambling nampaknya hahaha Muthia, tahun ini kelas 2SD umurnya sudah 7 tahun. Alhamdulillah mendekati kenaikan kelas, sudah bisa membaca berkat teorinya si mamah. Rajin sekali ke sekolah, meski sedang sakit, rajin belajar dan rajin mempersiapkan segala sesuatunya sendiri. Saat ini sedang rajin baca buku Toto chan, Gadis Cilik di Jendela. Selasa lalu, karena diare dan muntah yang berkepanjangan, jadilah kami berkunjung ke RSUD Pasar Rebo konsul ke dr Apin. Kebiasaan paling pentingnya adalah, dia selalu jadi time keeper untuk orang serumah, terutama kalau dia sudah beres bersiap. Seperti pagi ini, dia sudah ribut mandi dari jam 6.15, melihat kakaknya belum bangun bakda shalat shubuh, dia sibuk berteriak-teriak dari ruang tengah "Umiii, itu kaka belum bangun. Abii, bangun dong, keluarin motoo...

Tiga Malam di Malaysia. Part 3. Naik ke ketinggian

Hari kedua : Sabtu 06 July 2013 Setelah menunaikan shalat shubuh, dan mutar-muter cari lokasi shower di Bandara segede itu ndak ketemu, ya sutralah. Segera capcus cari stesyen kereta paling canggih yang kami berdua pernah rasakan sampai saat ini. Yaitu KLIA Ekspres, kalau mau tau penampakan interior kereta yang cuma 28menit dari KLIA ke KL Sentral (bandingkan dengan bus bisa 50-60 menit), bisa liat iklan pembersih dan pelembab wajah merek "Kolam" yah. Kosooong, duingiiin, super cepat bagi saya Tapi ya ada harga ada rupa sih, naik bis "cuma" RM 10, si KE ini RM 35. Perjalanan singkat KLIA ke KL Sentral dalam KE sungguh sayang buat dilewatkan dengan tidur. Hanya saja, tempat duduk ciamik dan AC yang duingin ditambah minimnya jumlah penumpang, bikin saya tidur tak tertahankan. Mustinya kami naik KE ini dalam perjalanan pulang dari KL Sentral - KLIA, supaya ga terburu-buru. (ada di post selanjutnya, ciss macam ada yang nak bace je..) Numpang mandi di KL Sent...

Cerita Lebaran 2010

Alhamdulillah, tahun ini masih bisa menjalankan ibadah puasa, meski gagal puasa di hari terakhir ramadhan, termasuk gagal shalat ied, tetep aja ngalamin lebaran yang cukup seru Hari pertama lebaran, tahun ini giliran di rumah pumpkin hut,seperti biasa, keliling rumah tetangga, sambil nuntun si kaka yg umurnya s d masuk 18bln. Pake baju baru koko pakistan gitu warna abu, bikin si kaka jd ganteng heuheu* ibu narsis*. Hari kedua malem pulkam ke Serang dijemput adek n suaminya, sempet mampir dan lebaranan dulu ke Cibubur. Besoknya hibernate seharian, si kaka diurus nyokap dan adek heuheuheu *ibu ga tau diri* Besoknya lagi baru deh sowan ke rumah uwak semata wayang ( yg ada di Serang) pulangnya mampir ke pejaten kramat watu, ke mbak ku seperjuangan yang kebetulan ga mudik ke lampung maupun ke bogor. Di sana di sambut 'gegap gempita' 5 krucil kisaran umur 1 taun-10 thn lebih. Dua yang terbesar sedang shaum syawal, heibat guys! Pulangnya sempat pingin bablas ke anyer, tapi kesorean ak...