Langsung ke konten utama

Raja Bubur dan Momi Chan - Rice Burger

Rating:★★★
Category:Restaurants
Cuisine: Asian
Location:Kemang Food Fest
Giblik, lagi banyak kerjaan malah nge-post..
Gara-gara Minggu malem, ga punya indomie di kost, keluar deh cari makan (kayak ayam yah?) Bingung mau ke mana, akhirnya mutusin untuk nyoba sekalian liat2 ada apa seeh di Arena makan baru di Kemang ini...kliatan dari luar (jalan Kemang Point ) sih lumayan bersahabat sama dompet...ga terlalu fancy gitu
Dari jalan itu juga, kliatan cuma plang nya Raja Bubur, Mangkok Putih dan Cafe Oh lala (opening soon). Tertarik sama tulisannya di plang Raja Bubur, Dim sum, langsung menjatuhkan pilihan buat dicobamalam ini. Masuk dari gang belakang, parkir motor, baru deh keliatan kios2 kecil di dalamnya..yak betul kios, kecuali Raja Bubur dan Mangkok Putih yang punya area beratap, yang lainnya cuma punya kios, yang mau makan silakan pilih di bawah payung mana kita mau duduk..Romantis nurutku mah..soalnya open air..cuma blum jadi 100% aja, denger2 sih Bulan Juni ini. Langsung duduk di dekat kios Raja Bubur, dan pilih Bubur Telur Pitan yang dari kapantau (penunjukkan waktu yang amat lampau) pingin dicobain, minumnya Banecy (Banana-Lecy) Jus. Temenku pilih menu yang sama, minumnya dia pilih Apleneis.hayo kalo yang ini gabungan apa sama apa?
Mas2nya nganterin 2 mangkuk besar bubur polos dengan potongan hitam2 berenang eh melayang (apa bedanya mengapung ma melayang?) di dalam buburnya. Yup itulah penampakan Bubur Telur Pitan kami. Dengan sendok bebek ceper (apaan seeh), mulai deh kami menyeruput (lohh?) bubur panas yang biar polos banget tapi cukup gurih. Si hitam tadi mestinya sih Telur Pitannya..tapi koq ya ga berasa telur?? Seperti jamur ato agar2 jelly yang kenyel2..tapi lucu juga..Jus nya juga enak..kerusakan sekitar 60rb berdua. Karena duduk di sebelahnya kios Momi Chan, jadi tertarik jugabuat nyoba (hahh!! perut apa karung bolong?) Dengan pikiran, kalo ga abis ya bisa dibawa pulang, akhirnya pesan 1 Paketto E yang isinya Shrimp Rice Burger, Onion Ring (yang bisa di ganti Salad ato French Fries) plus Ice Cream Neapolitan 3 rasa (bisa di tukar sama Dorayaki, sayangnya lagi abis) seharga 17950 blum tax.
Yup betul juga, si Bubur biar cuma nasi encer, ternyata bikin kenyang, setelah berjuang ngabisin es krimnya, selainnya itu di bawa pulang...
Eniwei, onion ringnya ga terlalu impressive, rice burgernya judulnya doang Shrimp, pattenya sih daging ayam cincang yang diselipin satu ekor udang. Hmm kurang representative, mustinya namanya Chikimp Rice Burger, setuju??

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muthia Anak shalihah kesayanganku yang wajahnya plek ketiplek mirip daku, banyak banget yang perlu dicatat supaya ga lupa. Dan jadi kenangan buat dia kalau dibaca kapan-kapan. Another rambling nampaknya hahaha Muthia, tahun ini kelas 2SD umurnya sudah 7 tahun. Alhamdulillah mendekati kenaikan kelas, sudah bisa membaca berkat teorinya si mamah. Rajin sekali ke sekolah, meski sedang sakit, rajin belajar dan rajin mempersiapkan segala sesuatunya sendiri. Saat ini sedang rajin baca buku Toto chan, Gadis Cilik di Jendela. Selasa lalu, karena diare dan muntah yang berkepanjangan, jadilah kami berkunjung ke RSUD Pasar Rebo konsul ke dr Apin. Kebiasaan paling pentingnya adalah, dia selalu jadi time keeper untuk orang serumah, terutama kalau dia sudah beres bersiap. Seperti pagi ini, dia sudah ribut mandi dari jam 6.15, melihat kakaknya belum bangun bakda shalat shubuh, dia sibuk berteriak-teriak dari ruang tengah "Umiii, itu kaka belum bangun. Abii, bangun dong, keluarin motoo...

Tiga Malam di Malaysia. Part 3. Naik ke ketinggian

Hari kedua : Sabtu 06 July 2013 Setelah menunaikan shalat shubuh, dan mutar-muter cari lokasi shower di Bandara segede itu ndak ketemu, ya sutralah. Segera capcus cari stesyen kereta paling canggih yang kami berdua pernah rasakan sampai saat ini. Yaitu KLIA Ekspres, kalau mau tau penampakan interior kereta yang cuma 28menit dari KLIA ke KL Sentral (bandingkan dengan bus bisa 50-60 menit), bisa liat iklan pembersih dan pelembab wajah merek "Kolam" yah. Kosooong, duingiiin, super cepat bagi saya Tapi ya ada harga ada rupa sih, naik bis "cuma" RM 10, si KE ini RM 35. Perjalanan singkat KLIA ke KL Sentral dalam KE sungguh sayang buat dilewatkan dengan tidur. Hanya saja, tempat duduk ciamik dan AC yang duingin ditambah minimnya jumlah penumpang, bikin saya tidur tak tertahankan. Mustinya kami naik KE ini dalam perjalanan pulang dari KL Sentral - KLIA, supaya ga terburu-buru. (ada di post selanjutnya, ciss macam ada yang nak bace je..) Numpang mandi di KL Sent...

Cerita Lebaran 2010

Alhamdulillah, tahun ini masih bisa menjalankan ibadah puasa, meski gagal puasa di hari terakhir ramadhan, termasuk gagal shalat ied, tetep aja ngalamin lebaran yang cukup seru Hari pertama lebaran, tahun ini giliran di rumah pumpkin hut,seperti biasa, keliling rumah tetangga, sambil nuntun si kaka yg umurnya s d masuk 18bln. Pake baju baru koko pakistan gitu warna abu, bikin si kaka jd ganteng heuheu* ibu narsis*. Hari kedua malem pulkam ke Serang dijemput adek n suaminya, sempet mampir dan lebaranan dulu ke Cibubur. Besoknya hibernate seharian, si kaka diurus nyokap dan adek heuheuheu *ibu ga tau diri* Besoknya lagi baru deh sowan ke rumah uwak semata wayang ( yg ada di Serang) pulangnya mampir ke pejaten kramat watu, ke mbak ku seperjuangan yang kebetulan ga mudik ke lampung maupun ke bogor. Di sana di sambut 'gegap gempita' 5 krucil kisaran umur 1 taun-10 thn lebih. Dua yang terbesar sedang shaum syawal, heibat guys! Pulangnya sempat pingin bablas ke anyer, tapi kesorean ak...