Langsung ke konten utama

Cafe Oh Lala

Rating:★★★★
Category:Restaurants
Cuisine: International
Location:Pasaraya Blok M, Plaza Indonesia
Salad...
Duuluuu banget suka masih tanya2 dalem hati, waktu nonton RCTI masih perlu decoder, waktu growing pains, family ties, the jeffersons, jadi serial favorit, tiap scene makan malem barengnya mereka, kan ada tuh ya acara sang mami nyobek2 daun ijo (note: di sobek lho ga di iris pake piso), diaduk aduk pake sendok kayu dalem big bowl gitu. Apaan sih tuh?? semacem karedok? koq ga pake ngulek-ngulek...semacem sup? ga ada kuahnya seeh...
tapi dalem pilemnya mah, kliatan kalo ga semua anak2 suka....=( apa bener segitu ga enaknya??
Penasaran banget enak ga ya makan 'daun-daunan' begitu?
Akhirnya years later berhasil juga makan salad seperti yang dicita-citakan, di Pizza Hut!
Bertahun2 cuma tau kalo dressing salad itu ya cuma thousand island dan creamy dressing yang lain. Ck, pemain awal memang menentukan "taste" ya
Sampai thn 2004, waktu pindah ngantor ke Pancoran, yang punya cafe di dalem kantornya.
Dan di sanalah pertama kali nyobain salad dengan light dressing judulnya " Savory Thai Salad"
Daun2an ijo, plus ketimun iris, sedikit irisan smoked beef dan taburan bihun yang digoreng krispy banget disiram minyak dengan bumbu2 gitu..huaduhhh, langsung jatuh cinta ..selama 6 bulan berikutnya tiap gajian, pasti bulak balik kafe ini buat makan SALAD only!Kenapa cuma 6 bulan? karena tiap 6 bulan cafe ini memperbarui menunya. Dan Savory thai ini pun raib diganti yang lain yang ga terlalu suka
Tapi taun 2005, ternyata menemukan cinta lain di Cafe Oh La La pasaraya blok M. Selain pastries, mereka menyediakan Salad juga lho...
Jatuh cinta banget sama Smoked beef Saladnya yang mmm musti nyoba sendiri deh ...
Dengan cuma 14,900 Rp (plus tax 10%) saja, kita di suguhi sepiring besar, yup, sepiring besar sobekan daun (letuce, romaine) tomat cherry, paprika dan dua lembar black peppered smoked beef yang di iris tipis. Cukup generous kan? Dressing nya yang terasa di lidah sih olive oil dengan condiment yang ga tau apa aja. Rasanya asem pedes dikit. Selain light dressing ini, disediakan juga sebungkus kecil thousand island di pinggir piringnya.
Meskipun di cafe Oh Lala juga, Beda lokasi beda harga ya. Sempat coba juga di Cafe Oh Lala Plaza Indonesia, harganya lebih mahal dikit 17,900 (bersih tanpa tax)
tapi penyajian di sini semua dressingnya campur jadi satu. Light dressingnya di campur thousand islandnya. Menurut gw sih mengurangi nilainya.
Yah biarpun begitu, Salad di Cafe Oh Lala ini patut lah dijadikan pilihan kala kebelet makan salad. Dan berita bagusnya, Cafe oh Lala akan buka outlet di Food Fest Kemang. Yippie, makin dekat. dan berita lebih bagusnya, Cafe nya 24 jam ...yes!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muthia Anak shalihah kesayanganku yang wajahnya plek ketiplek mirip daku, banyak banget yang perlu dicatat supaya ga lupa. Dan jadi kenangan buat dia kalau dibaca kapan-kapan. Another rambling nampaknya hahaha Muthia, tahun ini kelas 2SD umurnya sudah 7 tahun. Alhamdulillah mendekati kenaikan kelas, sudah bisa membaca berkat teorinya si mamah. Rajin sekali ke sekolah, meski sedang sakit, rajin belajar dan rajin mempersiapkan segala sesuatunya sendiri. Saat ini sedang rajin baca buku Toto chan, Gadis Cilik di Jendela. Selasa lalu, karena diare dan muntah yang berkepanjangan, jadilah kami berkunjung ke RSUD Pasar Rebo konsul ke dr Apin. Kebiasaan paling pentingnya adalah, dia selalu jadi time keeper untuk orang serumah, terutama kalau dia sudah beres bersiap. Seperti pagi ini, dia sudah ribut mandi dari jam 6.15, melihat kakaknya belum bangun bakda shalat shubuh, dia sibuk berteriak-teriak dari ruang tengah "Umiii, itu kaka belum bangun. Abii, bangun dong, keluarin motoo...

Tiga Malam di Malaysia. Part 3. Naik ke ketinggian

Hari kedua : Sabtu 06 July 2013 Setelah menunaikan shalat shubuh, dan mutar-muter cari lokasi shower di Bandara segede itu ndak ketemu, ya sutralah. Segera capcus cari stesyen kereta paling canggih yang kami berdua pernah rasakan sampai saat ini. Yaitu KLIA Ekspres, kalau mau tau penampakan interior kereta yang cuma 28menit dari KLIA ke KL Sentral (bandingkan dengan bus bisa 50-60 menit), bisa liat iklan pembersih dan pelembab wajah merek "Kolam" yah. Kosooong, duingiiin, super cepat bagi saya Tapi ya ada harga ada rupa sih, naik bis "cuma" RM 10, si KE ini RM 35. Perjalanan singkat KLIA ke KL Sentral dalam KE sungguh sayang buat dilewatkan dengan tidur. Hanya saja, tempat duduk ciamik dan AC yang duingin ditambah minimnya jumlah penumpang, bikin saya tidur tak tertahankan. Mustinya kami naik KE ini dalam perjalanan pulang dari KL Sentral - KLIA, supaya ga terburu-buru. (ada di post selanjutnya, ciss macam ada yang nak bace je..) Numpang mandi di KL Sent...

Cerita Lebaran 2010

Alhamdulillah, tahun ini masih bisa menjalankan ibadah puasa, meski gagal puasa di hari terakhir ramadhan, termasuk gagal shalat ied, tetep aja ngalamin lebaran yang cukup seru Hari pertama lebaran, tahun ini giliran di rumah pumpkin hut,seperti biasa, keliling rumah tetangga, sambil nuntun si kaka yg umurnya s d masuk 18bln. Pake baju baru koko pakistan gitu warna abu, bikin si kaka jd ganteng heuheu* ibu narsis*. Hari kedua malem pulkam ke Serang dijemput adek n suaminya, sempet mampir dan lebaranan dulu ke Cibubur. Besoknya hibernate seharian, si kaka diurus nyokap dan adek heuheuheu *ibu ga tau diri* Besoknya lagi baru deh sowan ke rumah uwak semata wayang ( yg ada di Serang) pulangnya mampir ke pejaten kramat watu, ke mbak ku seperjuangan yang kebetulan ga mudik ke lampung maupun ke bogor. Di sana di sambut 'gegap gempita' 5 krucil kisaran umur 1 taun-10 thn lebih. Dua yang terbesar sedang shaum syawal, heibat guys! Pulangnya sempat pingin bablas ke anyer, tapi kesorean ak...