Langsung ke konten utama

Olio - Cafe Italiano

Rating:★★★★
Category:Restaurants
Cuisine: Italian
Location:Plaza Kuningan S-105 Menara Selatan
Jumát kemarin abis training WTR di Plaza Kuningan, gue yang belum sempat makan siang, mampir ke Olio yang ada dipojokan bareng mbak Ines.
Gue yang laper mata, langsung kalap ngliat menunya..
Tapi dengan kesadaran penuh terhadap level dompet, gue akhirnya dengan sopan cuma milih Sup Krim Jamur (Funghi Suppe) dan Tortelini dengan filling daging sapi dan saus keju Gorgonzola (Tortelini con Carne w Gorgonzola something lah). Sayang nama aslinya ga begitu ingat.
Mbak Ines yang mengaku kenyang, cuma pesan ice blended something with oreo.
Sup krim jamurnya dateng semangkuk kecil, tandas cuma dalem seseruputan aja... selain karena laper yang menggila...gue ngrasa, ini sup emang uenyaaaaaaaaaak banget! Swear deh..
Jamurnya ikut diblender,jadi tinggal serpihan yang berenang-renang di lautan eh mangkokan krim putih kental.
Kalo di rasa-rasa sih, kemungkinan terdari jamur Champignon plus Portabello.
Harum dan guriiiiiih pisan. Pokoknya, kalo ke sini lagi gue pasti coba sup yang lainnya.
Disebabkan oleh habis, Tortelini nya diganti pasta sejenis yang bentuknya kotak...
Rasanya sih kata gue so so lah..terutama pastanya kata gue kurang al dente, masih agak keras, kalo ibarat nasi mah, rada pera gituhhh
Ini mungkin objektif mungkin enggak...
Bias pertama bisa disebabkan gue yang laper banget, bias ke dua tentunya gue udah jatuh cinta setengah idup sama itu krim sup.
Untuk ukuran tempat makan yang rada memonopoli di PlaKun Menara Selatan (secara saingannya cuma DDonuts) dia ngebandrol dengan harga yang cukup reasonable lah.
Intinya gue puas banget, dan berencana mengajukan keanggotan koperasi jalan sutra. Sebab, makan di situ, kalo bisa nunjukin kartu anggota koperasi bisa dapet diskon 10%..
Kerusakan nya :
Sup krim Jamur 15 K
Pasta Meal 39 K
Ice blended 20 K

Sore yang memuaskan....

Olio
Plaza Kuningan S-105
Menara Selatan
Jl HR Rasuna Said
Jakarta Selatan
Telp 520-6654

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muthia Anak shalihah kesayanganku yang wajahnya plek ketiplek mirip daku, banyak banget yang perlu dicatat supaya ga lupa. Dan jadi kenangan buat dia kalau dibaca kapan-kapan. Another rambling nampaknya hahaha Muthia, tahun ini kelas 2SD umurnya sudah 7 tahun. Alhamdulillah mendekati kenaikan kelas, sudah bisa membaca berkat teorinya si mamah. Rajin sekali ke sekolah, meski sedang sakit, rajin belajar dan rajin mempersiapkan segala sesuatunya sendiri. Saat ini sedang rajin baca buku Toto chan, Gadis Cilik di Jendela. Selasa lalu, karena diare dan muntah yang berkepanjangan, jadilah kami berkunjung ke RSUD Pasar Rebo konsul ke dr Apin. Kebiasaan paling pentingnya adalah, dia selalu jadi time keeper untuk orang serumah, terutama kalau dia sudah beres bersiap. Seperti pagi ini, dia sudah ribut mandi dari jam 6.15, melihat kakaknya belum bangun bakda shalat shubuh, dia sibuk berteriak-teriak dari ruang tengah "Umiii, itu kaka belum bangun. Abii, bangun dong, keluarin motoo...

Tiga Malam di Malaysia. Part 3. Naik ke ketinggian

Hari kedua : Sabtu 06 July 2013 Setelah menunaikan shalat shubuh, dan mutar-muter cari lokasi shower di Bandara segede itu ndak ketemu, ya sutralah. Segera capcus cari stesyen kereta paling canggih yang kami berdua pernah rasakan sampai saat ini. Yaitu KLIA Ekspres, kalau mau tau penampakan interior kereta yang cuma 28menit dari KLIA ke KL Sentral (bandingkan dengan bus bisa 50-60 menit), bisa liat iklan pembersih dan pelembab wajah merek "Kolam" yah. Kosooong, duingiiin, super cepat bagi saya Tapi ya ada harga ada rupa sih, naik bis "cuma" RM 10, si KE ini RM 35. Perjalanan singkat KLIA ke KL Sentral dalam KE sungguh sayang buat dilewatkan dengan tidur. Hanya saja, tempat duduk ciamik dan AC yang duingin ditambah minimnya jumlah penumpang, bikin saya tidur tak tertahankan. Mustinya kami naik KE ini dalam perjalanan pulang dari KL Sentral - KLIA, supaya ga terburu-buru. (ada di post selanjutnya, ciss macam ada yang nak bace je..) Numpang mandi di KL Sent...

Cerita Lebaran 2010

Alhamdulillah, tahun ini masih bisa menjalankan ibadah puasa, meski gagal puasa di hari terakhir ramadhan, termasuk gagal shalat ied, tetep aja ngalamin lebaran yang cukup seru Hari pertama lebaran, tahun ini giliran di rumah pumpkin hut,seperti biasa, keliling rumah tetangga, sambil nuntun si kaka yg umurnya s d masuk 18bln. Pake baju baru koko pakistan gitu warna abu, bikin si kaka jd ganteng heuheu* ibu narsis*. Hari kedua malem pulkam ke Serang dijemput adek n suaminya, sempet mampir dan lebaranan dulu ke Cibubur. Besoknya hibernate seharian, si kaka diurus nyokap dan adek heuheuheu *ibu ga tau diri* Besoknya lagi baru deh sowan ke rumah uwak semata wayang ( yg ada di Serang) pulangnya mampir ke pejaten kramat watu, ke mbak ku seperjuangan yang kebetulan ga mudik ke lampung maupun ke bogor. Di sana di sambut 'gegap gempita' 5 krucil kisaran umur 1 taun-10 thn lebih. Dua yang terbesar sedang shaum syawal, heibat guys! Pulangnya sempat pingin bablas ke anyer, tapi kesorean ak...