Langsung ke konten utama

Chole/Chana Masala buatan ku


Sabtu sore yang lalu, pulang nyalon di daerah cipete, gue nyebrang dikit ke D Best
Fatmawati.


Rencananyapingin beli egg tofu buat bikin miso soup, dimakan ujan-ujan kan enak banget
tuwh


Tapi pas masuk, gue ngliat tulisan section khusus bahan makanan india...yippie...Intip
punya intip, koleksinya oke banget.
Lengkap banget. Gue nemu Chickpeas dan bumbunya Chole/Channa Masala merekEverest.


Ahad sore gue pulang kampung, dan langsung merendam 200gr chikpeas dalam air.


Recipe lengkapnya begini :

200 gr chick peas-direndam semaleman -

2 buah bawang bombay-dirajang halus

2 buah tomat -dirajang halus juga

1 inch jahe -dirajang halus juga dong

3 buah cabe ijo -dirajang halus juga dong ah (ati-ati, sumpah jadi pedes banget, kalo doyan kayak gue sih gapapa, boleh dikurangin)

3 sendok bumbu chole merek apa aja -gue sih pake everest-

4 sdm minyak goreng

air secukupnya

pinch of garam dan gula


Cara membuat :

1. Rebus chickpeas. setelah kacang empuk sisihkan

2. Panaskan minyak, masukkan bawang bombay dikosreng-kosreng sampe golden
brown.

3. Masukkan jahe, tomat dan cabe ijo (ini bisa koq dikurangin) trus 3 sendok
bumbu

4.Tambahkan air dan masukkan chickpeasnya.

5. Masukkan gula dan garam

6. Rasain, kalo dah pas, angkat deehhh

 

Gampang banget kan? dan rasanya ga mengecewakan deh. Emang gagraknya lebih mirip chole masala nya Komala's tapi gue puas banget


Secara di Komala's 12500 cuma dapet se cup kecil, ini bisa dapet semangkok besarrrrr....


Seharian dan keesokan harinya gue cuma makan kari kacang ini...

Komentar

  1. Hmm, boleh mbak...
    Jepang gimana? gara2 nonton 1 litre of tears, gue jadi pingin ke jepang nih mbak..gimana di sana? aman?
    Di indo lagi dapet musbah beruntun nih, 2 kapal laut karam, 1 kapal terbang ilang di perairan laut jawa.. =(

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muthia Anak shalihah kesayanganku yang wajahnya plek ketiplek mirip daku, banyak banget yang perlu dicatat supaya ga lupa. Dan jadi kenangan buat dia kalau dibaca kapan-kapan. Another rambling nampaknya hahaha Muthia, tahun ini kelas 2SD umurnya sudah 7 tahun. Alhamdulillah mendekati kenaikan kelas, sudah bisa membaca berkat teorinya si mamah. Rajin sekali ke sekolah, meski sedang sakit, rajin belajar dan rajin mempersiapkan segala sesuatunya sendiri. Saat ini sedang rajin baca buku Toto chan, Gadis Cilik di Jendela. Selasa lalu, karena diare dan muntah yang berkepanjangan, jadilah kami berkunjung ke RSUD Pasar Rebo konsul ke dr Apin. Kebiasaan paling pentingnya adalah, dia selalu jadi time keeper untuk orang serumah, terutama kalau dia sudah beres bersiap. Seperti pagi ini, dia sudah ribut mandi dari jam 6.15, melihat kakaknya belum bangun bakda shalat shubuh, dia sibuk berteriak-teriak dari ruang tengah "Umiii, itu kaka belum bangun. Abii, bangun dong, keluarin motoo...

Tiga Malam di Malaysia. Part 3. Naik ke ketinggian

Hari kedua : Sabtu 06 July 2013 Setelah menunaikan shalat shubuh, dan mutar-muter cari lokasi shower di Bandara segede itu ndak ketemu, ya sutralah. Segera capcus cari stesyen kereta paling canggih yang kami berdua pernah rasakan sampai saat ini. Yaitu KLIA Ekspres, kalau mau tau penampakan interior kereta yang cuma 28menit dari KLIA ke KL Sentral (bandingkan dengan bus bisa 50-60 menit), bisa liat iklan pembersih dan pelembab wajah merek "Kolam" yah. Kosooong, duingiiin, super cepat bagi saya Tapi ya ada harga ada rupa sih, naik bis "cuma" RM 10, si KE ini RM 35. Perjalanan singkat KLIA ke KL Sentral dalam KE sungguh sayang buat dilewatkan dengan tidur. Hanya saja, tempat duduk ciamik dan AC yang duingin ditambah minimnya jumlah penumpang, bikin saya tidur tak tertahankan. Mustinya kami naik KE ini dalam perjalanan pulang dari KL Sentral - KLIA, supaya ga terburu-buru. (ada di post selanjutnya, ciss macam ada yang nak bace je..) Numpang mandi di KL Sent...

Cerita Lebaran 2010

Alhamdulillah, tahun ini masih bisa menjalankan ibadah puasa, meski gagal puasa di hari terakhir ramadhan, termasuk gagal shalat ied, tetep aja ngalamin lebaran yang cukup seru Hari pertama lebaran, tahun ini giliran di rumah pumpkin hut,seperti biasa, keliling rumah tetangga, sambil nuntun si kaka yg umurnya s d masuk 18bln. Pake baju baru koko pakistan gitu warna abu, bikin si kaka jd ganteng heuheu* ibu narsis*. Hari kedua malem pulkam ke Serang dijemput adek n suaminya, sempet mampir dan lebaranan dulu ke Cibubur. Besoknya hibernate seharian, si kaka diurus nyokap dan adek heuheuheu *ibu ga tau diri* Besoknya lagi baru deh sowan ke rumah uwak semata wayang ( yg ada di Serang) pulangnya mampir ke pejaten kramat watu, ke mbak ku seperjuangan yang kebetulan ga mudik ke lampung maupun ke bogor. Di sana di sambut 'gegap gempita' 5 krucil kisaran umur 1 taun-10 thn lebih. Dua yang terbesar sedang shaum syawal, heibat guys! Pulangnya sempat pingin bablas ke anyer, tapi kesorean ak...