Langsung ke konten utama

My First Eclipse of the Moon


Jaman dulu, kalo ada gerhana bulan, yang terjadi adalah :

1. Orang sibuk mbunyiin kentongan untuk tolak bala

2. Ibu2 hamil di paksa masuk ke kolong ranjang dengan indikasi supaya anaknya ga kenapa2

 

Dulunya lagi, fenomena alam ini diartikan dengan berbagai hal yang sifatnya dicocok2in

Seperti wafatnya putra Rasul SAW, wafatnya orang2 besar de el el

 

Sebetulnya gw sendiri ga terlalu nganggap gerhana ini sebagai sesuatu yang gimanaa gitu..tapi tadi malem, gw merasa, gerhana pertama yang gw saksikan dengan sadar dan antusias ini, jadi suatu peristiwa yang menyentuh banget.

Setelah sebelumnya merhatiin bulan yang bulat bundar sempurna, jam 2 an, salah seorang temen kost gw keliling ketok2 pintu kamar, kasih tau kalo gerhananya sudah keliatan.

Hampir semua kamar merespon dengan antusias (jumlah kamar di kost gw sekitar 20an). Kami semua bangun dan rushed to the rooftop, di mana pemandangan paling bagus bisa di dapet.

Dan there it was, my first eclipse  biarpun cuma 1/6 (menurut detik .com)  yang sompel dari bulan itu.

 

Yang berbeda dari gerhana2 sebelumnya, selain ga menyaksikan langsung, adalah kali ini, gw menunaikan shalat gerhana gw yang pertama.

Shalat gerhana (khusuf) ini sebenernya gampang aja, bisa dikerjakan 2 rakaat seperti shalat biasa, atau 2 rakaat dengan 2 ruku, jadi setelah ruku pertama takbir lagi dan baca alfatihah lagi .

Jadi kesimpulannya, dalam shalat td ada 4 ruku', 4 al fatihah, 4 surat yang kalo bisa agak panjang.

Hmm ini yang agak susah secara hafalan paling panjang gw..adalah surat ---tuuuut---censored mode

malu banget niiy

Hikmah yang gw dapet kali ini :

1. Betapa manusia begitu kecil, pengetahuannya terbatas, fenomena gerhana ini baru revealed centuries later

2. Musti banyakin hafalan niy

 

Siiighhh

 

Disertakan pula foto hasil jepretan pribadi dengan spec kamera dan ketrampilan memoto seadanya.

Komentar

  1. Mba, I received your SMS on this great event, hanya saja I was too lazy to go outside...:-(

    BalasHapus
  2. fotonya bagus...jadi nyesel cuman buka jendela doang...abis gilmore-nya bikin pantat nempel di kasur...:(

    BalasHapus
  3. Hehe, iya emang, jam nya bikin malesz bangun ya ibu-ibu? =)
    Apalagi abis nontonin si Rory ma Lorelai...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muthia Anak shalihah kesayanganku yang wajahnya plek ketiplek mirip daku, banyak banget yang perlu dicatat supaya ga lupa. Dan jadi kenangan buat dia kalau dibaca kapan-kapan. Another rambling nampaknya hahaha Muthia, tahun ini kelas 2SD umurnya sudah 7 tahun. Alhamdulillah mendekati kenaikan kelas, sudah bisa membaca berkat teorinya si mamah. Rajin sekali ke sekolah, meski sedang sakit, rajin belajar dan rajin mempersiapkan segala sesuatunya sendiri. Saat ini sedang rajin baca buku Toto chan, Gadis Cilik di Jendela. Selasa lalu, karena diare dan muntah yang berkepanjangan, jadilah kami berkunjung ke RSUD Pasar Rebo konsul ke dr Apin. Kebiasaan paling pentingnya adalah, dia selalu jadi time keeper untuk orang serumah, terutama kalau dia sudah beres bersiap. Seperti pagi ini, dia sudah ribut mandi dari jam 6.15, melihat kakaknya belum bangun bakda shalat shubuh, dia sibuk berteriak-teriak dari ruang tengah "Umiii, itu kaka belum bangun. Abii, bangun dong, keluarin motoo...

Tiga Malam di Malaysia. Part 3. Naik ke ketinggian

Hari kedua : Sabtu 06 July 2013 Setelah menunaikan shalat shubuh, dan mutar-muter cari lokasi shower di Bandara segede itu ndak ketemu, ya sutralah. Segera capcus cari stesyen kereta paling canggih yang kami berdua pernah rasakan sampai saat ini. Yaitu KLIA Ekspres, kalau mau tau penampakan interior kereta yang cuma 28menit dari KLIA ke KL Sentral (bandingkan dengan bus bisa 50-60 menit), bisa liat iklan pembersih dan pelembab wajah merek "Kolam" yah. Kosooong, duingiiin, super cepat bagi saya Tapi ya ada harga ada rupa sih, naik bis "cuma" RM 10, si KE ini RM 35. Perjalanan singkat KLIA ke KL Sentral dalam KE sungguh sayang buat dilewatkan dengan tidur. Hanya saja, tempat duduk ciamik dan AC yang duingin ditambah minimnya jumlah penumpang, bikin saya tidur tak tertahankan. Mustinya kami naik KE ini dalam perjalanan pulang dari KL Sentral - KLIA, supaya ga terburu-buru. (ada di post selanjutnya, ciss macam ada yang nak bace je..) Numpang mandi di KL Sent...

Cerita Lebaran 2010

Alhamdulillah, tahun ini masih bisa menjalankan ibadah puasa, meski gagal puasa di hari terakhir ramadhan, termasuk gagal shalat ied, tetep aja ngalamin lebaran yang cukup seru Hari pertama lebaran, tahun ini giliran di rumah pumpkin hut,seperti biasa, keliling rumah tetangga, sambil nuntun si kaka yg umurnya s d masuk 18bln. Pake baju baru koko pakistan gitu warna abu, bikin si kaka jd ganteng heuheu* ibu narsis*. Hari kedua malem pulkam ke Serang dijemput adek n suaminya, sempet mampir dan lebaranan dulu ke Cibubur. Besoknya hibernate seharian, si kaka diurus nyokap dan adek heuheuheu *ibu ga tau diri* Besoknya lagi baru deh sowan ke rumah uwak semata wayang ( yg ada di Serang) pulangnya mampir ke pejaten kramat watu, ke mbak ku seperjuangan yang kebetulan ga mudik ke lampung maupun ke bogor. Di sana di sambut 'gegap gempita' 5 krucil kisaran umur 1 taun-10 thn lebih. Dua yang terbesar sedang shaum syawal, heibat guys! Pulangnya sempat pingin bablas ke anyer, tapi kesorean ak...