Langsung ke konten utama

Chris John Vs Donny Kesuma

Menurut loe, kalo Chris John (CJ) sama Donny Kesuma (DK) ada ditempat yang
sama, mana lebih ngetop?

Kata orang, di liat ganteng sih emang masih mending DK. Tapi tau gak sih, tadi siang kan gue nyasar ke pasar becek Pasar Minggu tuh ya, pas gue lagi di tukang bawang, orang-orang pada ribut nyebut-nyebut nama CJ gituh ajah. Ada sih satu ibu pedagang yang kayaknya rada ngapdet tayangan infotainment, nyebut nama DK. Gue masih cuek aja, gue pikir, ada berita terbaru apa lah dari mereka berdua. Eeh, ga lama dari itu, tiba-tiba aja nongol barisan berseragam merah-merah pake logo minuman energi Kxxx Bxxx ituh, dan dua di antaranya ya si CJ sama si DK. Wuah, itu ga ibu-ibu ga bapak-bapak, semua pada ribut manggil-manggil nama si CJ. Ada yang ngajak salaman, ada yang meluk segala.Si CJ
sih sumringah, senyum sepanjang jalan dan ramah banget menanggapi para penggemarnya.
 
Trus nasibnya si DK gimana? Hehe, namanya juga di pasar, ya dicuekin lah, jadinya dia
asyik-asyik aja nelpon gitu pake HP nya.

Komentar

  1. Cakepan DK pasti, lagian wajah dan namanya lebih ng-Indonesia. :)

    BalasHapus
  2. Hehe, keine ahnung...dua-duanya bukan type sih

    BalasHapus
  3. Hihi, no comment mbak, sudah pernah selingkuh sih, males jadinya...

    BalasHapus
  4. Yah..jarang-jarang kan dia kalah dari Chris John hehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muthia Anak shalihah kesayanganku yang wajahnya plek ketiplek mirip daku, banyak banget yang perlu dicatat supaya ga lupa. Dan jadi kenangan buat dia kalau dibaca kapan-kapan. Another rambling nampaknya hahaha Muthia, tahun ini kelas 2SD umurnya sudah 7 tahun. Alhamdulillah mendekati kenaikan kelas, sudah bisa membaca berkat teorinya si mamah. Rajin sekali ke sekolah, meski sedang sakit, rajin belajar dan rajin mempersiapkan segala sesuatunya sendiri. Saat ini sedang rajin baca buku Toto chan, Gadis Cilik di Jendela. Selasa lalu, karena diare dan muntah yang berkepanjangan, jadilah kami berkunjung ke RSUD Pasar Rebo konsul ke dr Apin. Kebiasaan paling pentingnya adalah, dia selalu jadi time keeper untuk orang serumah, terutama kalau dia sudah beres bersiap. Seperti pagi ini, dia sudah ribut mandi dari jam 6.15, melihat kakaknya belum bangun bakda shalat shubuh, dia sibuk berteriak-teriak dari ruang tengah "Umiii, itu kaka belum bangun. Abii, bangun dong, keluarin motoo...

Hidroponik - Cara Melubangi Styrofoam

Pernah lihat styrobox untuk tempat ber-hidroponik-ria kan? Awal membuat lubang-lubang seukuran netpot itu saya gunakan pisau roti yang ujungnya tajam dan bergerigi. Tapi selain lama, koq ya tidak rapi. Lihat punya teman-teman koq mulus tepi lubangnya. Alhamdulillah ada yang sudah sharing di group komunitas hidroponik yang saya ikuti. Bahannya ternyata cukup kawat dan kayu saja. Jadi step nya sbb : 1. Kawat dibuat lingkaran sesuai diameter yang diinginkan 2. Belitkan sisa kawat pada batang kayu (saya pake sumpit bambu sekali pakai), gunanya supaya tidak membuat tangan melepuh saat dipanaskan ^_^ 3. Beri tanda pada tutup styro box lokasi pelubangan 4. Panaskan lingkaran kawat tadi pada kompor, hingga terlihat merah. 5. Langsung tekan pada styrobox sesuai pola. 6. Tada..lubang lebih rapi dan hanya perlu hitungan detik :) Untuk mendapatkan gambaran jelas, monggo dilihat saja gambarnya :) Selamat mencoba...

Tiga Malam di Malaysia. Part 3. Naik ke ketinggian

Hari kedua : Sabtu 06 July 2013 Setelah menunaikan shalat shubuh, dan mutar-muter cari lokasi shower di Bandara segede itu ndak ketemu, ya sutralah. Segera capcus cari stesyen kereta paling canggih yang kami berdua pernah rasakan sampai saat ini. Yaitu KLIA Ekspres, kalau mau tau penampakan interior kereta yang cuma 28menit dari KLIA ke KL Sentral (bandingkan dengan bus bisa 50-60 menit), bisa liat iklan pembersih dan pelembab wajah merek "Kolam" yah. Kosooong, duingiiin, super cepat bagi saya Tapi ya ada harga ada rupa sih, naik bis "cuma" RM 10, si KE ini RM 35. Perjalanan singkat KLIA ke KL Sentral dalam KE sungguh sayang buat dilewatkan dengan tidur. Hanya saja, tempat duduk ciamik dan AC yang duingin ditambah minimnya jumlah penumpang, bikin saya tidur tak tertahankan. Mustinya kami naik KE ini dalam perjalanan pulang dari KL Sentral - KLIA, supaya ga terburu-buru. (ada di post selanjutnya, ciss macam ada yang nak bace je..) Numpang mandi di KL Sent...